Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012

Masyarakat Menikmati Liburan Lebaran

AppId is over the quota
Masyarakat menikmati hari libur Lebaran dengan berwisata di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (20/8). Jumlah pengunjung di kawasan ini meningkat menjadi sekitar 7.000 orang saat libur Lebaran dibandingkan hari biasa yang hanya mencapai sekitar 1.000 orang.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Selain bersilaturahim kepada keluarga dan kerabat, sebagian besar masyarakat memanfaatkan hari libur Lebaran untuk berwisata. Hampir setiap tempat wisata di beberapa kota di Indonesia dipadati pengunjung. Mereka menikmati fasilitas yang disediakan pengelola tempat wisata.

Di Lamongan, Jawa Timur, Wahana Bahari Lamongan (WBL) dan Kebun Binatang Maharani menjadi tempat tujuan favorit. Kedua obyek wisata di Kecamatan Paciran, Lamongan, itu berseberangan dan memakai sistem tiket terusan sehingga mudah dikunjungi.

”Pada hari kedua Lebaran, lebih dari 10.000 pengunjung ke WBL dan kebun binatang. Pada hari biasa hanya 1.000-2.000 pengunjung,” kata staf marketing WBL, Azhari Reyhan. Khusus Lebaran ini, WBL juga meluncurkan tiga wahana permainan baru. Total ada 45 wahana permainan untuk anak dan dewasa di tempat tersebut.

Sementara daya tarik wisata di Kebun Binatang Maharani adalah koleksi satwa albino seperti singa, ular, dan burung merak. Juga terdapat goa sepanjang 350 meter yang memiliki stalaktit dan stalakmit yang indah.

”Anak dan keponakan saya mengajak ke WBL karena banyak permainan menantang,” kata Budi Rusyanto (49), pengunjung asal Kota Surabaya. Wahana yang menantang itu antara lain jenis permainan kereta luncur atau wahana berbentuk perahu yang diayun tinggi.

Di Kota Surabaya, Kebun Binatang Surabaya (KBS) dipadati hingga sekitar 25.000 orang pada Senin kemarin. Sebanyak 70 persen merupakan warga Surabaya dan 30 persen warga luar Surabaya. ” Pada libur Lebaran hari kedua tahun lalu hanya dikunjungi 10.000-15.000 orang,” kata Kepala Humas KBS Anthan Warsito.

Tidak hanya Kebun Binatang Maharani dan KBS yang dipadati ribuan pengunjung. Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta dan Ragunan Jakarta kondisinya juga sama.

Lia (40) bersama suaminya, Deddy (40) yang mudik dari Bandung ke Yogyakarta bersama tiga anaknya, juga berlibur ke Gembira Loka. Pada hari pertama, mereka bersilaturahim ke keluarga di Sleman dan pada Lebaran hari kedua mereka menghabiskan waktu di Gembira Loka.

Seorang pengunjung asal Citayam, Kabupaten Bogor, Titi (55), mengatakan, Ragunan menjadi pilihan berlibur bersama keluarga karena lokasinya yang relatif tidak terlalu jauh dan harga tiket masuk yang murah. selain itu, akses angkutan umum menuju lokasi pun mudah.

Wisata di pantai juga menjadi pilihan. Kawasan wisata Pantai Anyer, Serang, Banten, dipadati wisatawan pada Lebaran hari kedua, Senin (20/8). Kemacetan pun terjadi di sepanjang jalan menuju Anyer.

Wisatawan kebanyakan berasal dari Jakarta dan sejumlah kota di Banten. Rustam (40), wisatawan, mengatakan sudah menjadi tradisi untuk berlibur di Anyer pada Lebaran hari kedua. ”Lebaran hari pertama dipakai untuk silaturahim ke tetangga dan saudara, baru pada Lebaran hari kedua kami sekeluarga liburan ke Anyer,” kata warga Cilegon ini.

Selain obyek wisata pantai, mercusuar peninggalan Belanda yang dibangun tahun 1885 di Anyer juga dikunjungi banyak wisatawan. Dari mercusuar setinggi 65 meter dan terdiri dari 17 lantai itu, wisatawan dapat melihat pesisir Pantai Anyer.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, wisatawan lokal memadati sejumlah pantai wisata di Kabupaten dan Kota Kupang. Mereka membawa makanan serta tikar untuk duduk per kelompok sambil makan bersama. Sebagian pengunjung mandi air laut, sebagian lagi hanya berbincang-bincang di bibir pantai.

Empat pantai wisata termasuk satu sumber mata air paling banyak dikunjungi, yakni Pantai Tablolong di Kabupaten Kupang, Lasiana di Kota Kupang dan sumber mata air Baumata di Kabupaten Kupang, serta pantai wisata Goa Monyet di Tenau, Kabupaten Kupang. Pengamatan di empat tempat wisata ini, pengunjung sudah berdatangan dari pukul 08.00 WITA.

Di Ende, Nusa Tenggara Timur, obyek wisata Danau Triwarna Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, menjadi tempat favorit.

Di Purwakarta, Jawa Barat, Waduk Jatiluhur menjadi salah satu tujuan utama wisata. Di tempat ini, pengunjung menikmati wisata perahu melintasi Waduk Jatiluhur, berenang Water World, hingga menikmati sajian ikan bakar khas Jatiluhur.

Wisata religi

Selain wisata alam, beberapa warga juga berwisata religi. Di Demak, Jawa Tengah, banyak pemudik yang singgah ke Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, dan Menara Kudus. ”Kami juga ingin mengajak anak-anak mengetahui tempat-tempat bersejarah secara konkret, tidak hanya di dalam kelas,” kata Sudargo yang mudik dari Jakarta bersama istri dan dua anaknya.

Di Jakarta, selain Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Impian Jaya Ancol, dan Monumen Nasional juga menjadi tempat wisata yang banyak di kunjungi wisatawan.

Pengelola TMII Jakarta memperkirakan pengunjung pada Senin bisa mencapai 50.000 orang.

Ellen (27), pengunjung, mengatakan memanfaatkan libur Lebaran untuk berekreasi. Ia datang bersama lima anggota keluarganya. ”Saya belum pernah ke TMII, jadi mau tahu suasananya,” kata warga Bogor itu. (DEN/KOR/ABK/SEM/HEN/CHE /ENG/EKI/ADH/ELD)

Hari Kedua Lebaran, Kapal Roro Berkurang

AppId is over the quota

BAKAUHENI, KOMPAS.com- Hari kedua Lebaran, Senin (20/8/2012), situasi di Pelabuhan Bakauheni kembali lengang. Jumlah armada kapal roro yang melayani arus mudik pun dikurangi, dari 32 unit saat puncak arus mudik, Kamis lalu menjadi hanya 25 unit pada hari ini.

Ketua Posko Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Heru Purwanto menyatakan, jumlah penumpang yang menyeberang di Bakauheni menuju Merak hari ini 23.636 orang. Jumlah penumpang ini adalah yang terkecil sepanjang sepekan terakhir.

Sebagai bandingan, pada Kamis (16/8) lalu, jumlah penumpang yang menyeberang di Bakauheni mencapai 46.750 orang, sehingga PT ASDP terpaksa mengerahkan hingga 32 kapal untuk melayani arus mudik.

PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan arus balik akan mencapai puncaknya pada Rabu (22/8/2012) dan Kamis (23/8/2012).

Rabu, 03 Oktober 2012

H1 Lebaran, Terminal Purabaya Lengang

AppId is over the quota
KOMPAS.com/Achmad Faizal Terminal Purabaya Surabaya terpantau lengang pada H+1 lebaran 2012.

SURABAYA, KOMPAS.com - Arus balik lebaran di Terminal Purabaya Surabaya, Selasa (21/8/2012) siang atau H+1 masih terpantau lengang. Peningkatan signifikan diperkirakan akan terjadi Rabu (22/8/2012) besok, karena pada Kamis (23/8/2012) sebagian warga khususnya yang berprofesi PNS dan sebagian pegawai swasta sudah mulai beraktivitas.

Berdasarkan laporan sementara Posko Terdapadu di terminal setempat, hingga pukul 11.00 tadi, sudah tercatat 24.341 penumpang yang datang dengan 584 bus trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). ''Jumlah bus dan penumpang tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga nanti malam, namun jumlahnya tidak signifikan,'' kata kepala UPTD Terminal Purabaya, May Ronald.

Tahun lalu, puncak arus balik di terminal yang terletak di Perbatasan Surabaya-Sidoarjo ini terjadi pada H+4, dengan total penumpang mencapai 109.045 orang dengan 2.045 bus trayek AKAP dan AKDP. Sementara itu, puncak arus mudik di terminal Purabaya tahun ini terjadi pada H-3 atau Kamis (16/8/2012) lalu. Jumlah itu naik 1,61 persen dari tahun 2011 yang mencapai 90.718 penumpang pada H-3 tahun lalu.

Secara keseluruhan, May Ronald memprediksi jumlah pemudik yang melalui Terminal Purabaya meningkat 5 persen. Karena itu, pada arus mudik lalu, pihaknya menurunkan izin insidentil kepada 80 bus cadangan untuk trayek AKAP, AKDP maupun bus kota. ''Ini agar semua penumpang dapat terangkut semua tanpa perlu menunggu dan menumpuk di terminal,'' tambahnya.

Hingga pukul 11.00 WIB tadi, jumlah penumpang yang berangkat tercatat mencapai 25.606 penumpang dengan 574 bus AKAP maupun AKDP. Jumlah penumpang itu didominasi jurusan Surabaya-Malang, Surabaya-Probolinggo-Banyuwangi, dan Surabaya-Solo-Yogyakarta. 

Jumat, 24 Agustus 2012

Lebaran, 116 Napi di Jateng Bakal Bebas

AppId is over the quota
KOMPAS.com/PUJI UTAMI Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah, Muqowimul Aman.

SEMARANG, KOMPAS.com -- Sebanyak 116 narapidana (napi) di Jawa Tengah akan dinyatakan bebas karena mendapatkan remisi khusus (RK) II pada Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah atau tahun 2012.  Sedangkan 4.280 napi masih tetap akan menjalani sisa hukuman dengan mendapatkan remisi khusus (RK) I. Sementara jumlah keseluruhan napi yang mendapat remisi yakni 4.396 orang.  

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa tengah Muqowimul Aman mengatakan, para napi tersebut berasal dari 24 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan 20 rumah tahanan (rutan) di Jawa Tengah. Pemberian remisi didasarkan pada Pasal 14 UU Nomor 12/1995 tentang Pemasyarakatan.  

"Pemberian remisi akan dilakukan secara serentak saat Lebaran di masing-masing lapas dan rutan, remisi yang diberikan antara 1 hingga 6 bulan," ungkapnya Kamis (16/8/2012).  

Remisi untuk momentum hari Lebaran ini diberikan pada napi yang memeluk agama Islam dan selama satu tahun terakhir berkelakuakn baik dan disiplin sesuai dengan aturan. Ia mengatakan tahun ini merupakan tahun yang cukup spesial bagi para napi karena mendapatkan remisi HUT RI dan Idul Fitri dalam waktu yang berdekatan.  

Sementara itu di LP Kelas I Kedungpane, Semarang tercatat sebanyak 412 napi yang akan mendapatkan remisi Lebaran, dan 11 di antaranya akan dinyatakan bebas karena menerima RK II.  

Kepala LP Kelas I Kedungpane Semarang, Ibnu Chuldun mengatakan Lebaran kali ini LP Kedungpane juga memberikan remisi kepada 128 napi tindak pidana khusus. Dengan rincian napi tindak pidana korupsi sebanyak 23 orang, tindak pidana narkotika 99 orang, tindak pidana perdagangan orang sebanyak 4 orang dan remisi untuk napi tindak pidana terorisme diberikan kepada 2 orang.

"Terdapat satu napi yang langsung bisa bebas pada Lebaran nanti, yakni dari tindak pidana narkotika," tuturnya.