Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Lampung Waspadai Penularan Flu Burung ke Manusia

AppId is over the quota
Lampung Waspadai Penularan Flu Burung ke Manusia KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Ilustrasi. Dalam satu bulan terakhir ini telah terjadi kematian itik hingga ribuan ekor yang disebabkan virus Avian Influenza (AI) atau flu burung.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mewaspadai kemungkinan penularan flu burung ke manusia menyusul maraknya kematian itik (bebek) dan ayam beberapa pekan terakhir. Masyarakat diimbau tidak menyentuh unggas mati mendadak tanpa alat perlindungan yang memadai.

Hal ini diungkapkan Humas Diskes Provinsi Lampung Asih Hendrastuti, Kamis (10/1/2013).

"Tingkat fatalitas kasus penularan flu burung ke manusia sangat tinggi. Virus ini sangat berbahaya. Kami terus mewaspadainya," ujar Asih. Ia mengakui, pihaknya sempat khawatir dengan munculnya virus H5N1 jenis baru (subclade) yang banyak menyerang itik di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Lampung. Padahal, itik sebelumnya relatif lebih kebal dari penyakit flu burung.

Pihak Diskes Lampung meminta petugas surveilans dan reaksi cepat untuk mewaspadai kemunculan flu burung ke manusia. Di Lampung, kemunculan kasus terakhir flu burung pada manusia terjadi pada 2010.

Sabtu, 12 Januari 2013

Cuaca Buruk, Pepohonan di Bandar Lampung Bertumbangan

AppId is over the quota
Cuaca Buruk, Pepohonan di Bandar Lampung Bertumbangan KOMPAS/Yulvianus Harjono Sebuah pohon peneduh tumbang di Jalan Nusa Indah, Bandar Lampung, Kamis (10/1/2013) malam akibat angin kencang.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Akibat angin kencang, belasan pohon peneduh di Bandar Lampung bertumbangan dan menghalangi jalan, Kamis (10/1/2013).

Salah satu pohon besar di Jalan Nusa Indah di kawasan Pahoman, misalnya, tumbang Kamis pukul 19.30. Pohon ini melintang di jalan sehingga pengguna jalan tidak bisa melintas di daerah ini. Pohon ini juga menghantam sebuah saung. Untungnya tidak ada orang di dalamnya.

"Sehari ini sudah tujuh (pohon) yang tumbang. Kemarin, enam buah. Anginnya sagat kencang dua hari ini," tutur Eko, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung.

Pada Rabu, angin kencang juga menumbangkan sebuah antena radio di kawasan Lembah Hijau, Bandar Lampung. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sebelumnya, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Raden Intan Lampung mengungkapkan, cuaca ekstrem berupa angin kencang akhir-akhir ini adalah dampak siklon Narelle yang terjadi di Australia.